Puisi Karya Damasus Setyo Bayu
Damasus
Setyo Bayu Wiseso
Tutur kata
perilaku
Dan juga
tingkalaku
Selalu
menemani di siang kalbu
Mencerminkan
sosok diriku
Sulit
di pahami namun tak jarang mudah di mengerti
Entah
sampai kapan akan di selsali
Kekurangan
ini
Ku
mohon sekali ini Tuhan memberkati
Termenung tak
kunjung henti
Di kala hati
tersakiti
Kemarahan yang
tak terucap
Bagai belati
yang tertancap
Hanya
butuh orang yang di kasihi
Yang
kan menghibur bagai embun pagi
Semarak
senyum yang dinanti
Untuk
melepas lelah dan dengki
Saat benang merah
mulai terurai
Yang
dulu terjalin manis bagai pohon cermai
Hanya
bisa melihat karena di rantai
Ingin
ku mengapai angan yang selama ini belum ku capai
Darma dan budi yang kau tuai
Akan hancur tercerai berai
Air
ketuba tercium dikala perjuangan akan usai
Lelah akan elok gemulai teratai
Seakan hanya bisa terpatri kata sabar
dalam hati
Mungkin akan ada saat nya nanti
Namun tak kan usai samapai terpahat
dalam benak dan hati
Kata pahit dan tajam bagai belati
Mengharapkan sosok yang indah
Kata rindu bangga kagum yang hanya
tercurah
Namun semua telah berbalik arah
Dan garis yang dulu lurus telah
terpatah-patah
Comments
Post a Comment