Puisi Karya Ashafa Leonidita




TOPENG SANDIWARA
Cipt : Ashafa Leonidita
Ukiran senyum ku tunjukkan
Senandung  nada  kunyanyikan
Berjalan riang tanpa ada beban
Aku berikan sapaan ramah
Selalu ku tunjukkan tawa
Tak ada resah dan gelisah
Banyak orang anggap aku si ceria
Tak pernah kecewa
Selalu bahagia
Salah
Semua itu hanya sandiwara
Ku tak ingin belas kasihan
Ku tak ingin mereka kecewa
Hidupku penuh kegelapan
Tak ada warna
Hanya keresahan dan kesedihan
Inilah aku si ceria

Dibalik topeng sandiwara

KENANGAN
Cipt : Ashafa Leonidita
Hembusan angin menembus celah
Setitik cahaya menusuk mata
Hawa dingin yang menerpa
Disinilah ku berada
Detik per detik kurasakan
Aku dan kesendirianku bersama
Dibawah langit malam
Malam beribu bintang
Bertabur semburat warna lidah
Serta sunyinya malam
Aku dan kesendirianku bersama
Merindukan satu kenangan
Akan kebahagiaan
Akan senyuman
Dan kebersamaan
Yang mungkin akan terpendam
Dan tak akan pernah terulang

HARAPAN
Cipt : Ashafa Leonidita
Rintihan hujan yang menjerit
Menenggelamkan tawa senja
Goresan abu di atas jingga
Menutupi secercah harapan
Hembusan angin setajam duri
Meninggalkan rasa penderitaan
Tak ingin waktu yang terulang
Menceritakan sejarah duka
Kenangan pahit yang tertinggal
Hanyalah luka yang tertutupi
Aku dan waktu
Memimpikan harapan baru di esok hari
Yang akan membawa kebahagiaan
Lembaran baru menjadi kenyataan
Meninggalkan sendu yang terpendam

RAIH MIMPI
Cipt : Ashafa Leonidita
Sendiriku disini
Menanti ribuan bintang
Segenggam harapan
Sebongkah impian
Berjuang untuk kebahagiaan
Berjuang untuk kesuksesan
Tetes perjuangan selalu ku lakukan
Semangat pantang menyerah
Yakin dan percaya
Harapan baru akan datang
Dengan senyum yang mengembang
Ku raih bintang
Bukti kesuksesan
Mencapai masa depan

ILUSI
Cipt : Ashafa Leonidita
Saat ku terbangun dari tidurku
Ku buka mata perlahan
Semuanya terlihat jelas
Tapi apa yang aku rasakan
Sangatlah nyata
Mungkinkah ini mimpi
Sesaat benar-benar terasa indah
Sesaat setelahnya terasa pahit
Seharusnya aku melanjutkannya
Tetapi hal itu berhenti begitu saja
Dan akhirnya aku tersadar
Semua itu hanya ilusi belaka

Comments